+ Depan
+ Layanan
+ Download
+ Berita Sains
  - Matematika
  - Fisika
  - Kimia
  - Biologi
  - Astronomi
+ Komunitas
+ Kontak
+ Download Simulasi Sains
+ Download E-Book
Login dengan email dan password :
  

Daftar | Lupa Password
17 November 2005 View | 577 Rate | C Tanggapan Pembaca | N/A

Riset MIT untuk kecepatan bionik

Robot, baik yang besar maupun mikro secara potensial dapat pergi kemanapun tidak peduli apakah panas, dingin, ataupun berbahaya bagi manusia untuk melakukan tugas-tugas penting, dari memperbaiki kebocoran pipa hingga kebocoran pembuluh darah. Kini peneliti MIT, dipimpin oleh Professor Sidney Yip, telah membuat teori baru yang kemungkinan akan meniadakan batasan untuk tujuan-tujuan ini - kecepatan dan kendali atas 'otot-otot buatan'.

Saat ini otot-otot robot bergerak 100 kali lebih lambat daripada manusia. Tetapi peneliti yang menggunakan teori baru Yip dapat menggerakkannya lebih cepat lagi - 1000 kali lipat otot manusia - tanpa tambahan energi dan rancangan yang lebih sederhana. Hal ini muncul pada jurnal Physical Review Letters edisi 4 November.

Pada kasus ini, sebuah otot bionik, dianggap seperti penyemprot ruangan saat kebakaran, jelas Yip, professor untuk tehnik nulkir dan materi.

Dalam beberapa tahun terakhir, ilmuwan membuat otot buatan yang terbuat dari polimer molekul-molekul kimia yang terdiri dari dua atau tiga ikatan (conjugated). "Polimer ini dapat meneruskan tegangan, sebagaimana kawat listrik", jelas Xi Lin, asisten Yip. Polimer biasa seperti karet dan plastik adalah insulator dan tidak dapat meneruskan listrik.

Polimer seperti ini bereaksi terhadap perintah jika tegangan dikirimkan secara spesifik pada rangkaian polimer dalam bentuk 'soliton' (gelombang-gelombang listrik). Sebuah soliton adalah seperti gelombang di laut yang dapat menempuh jarak jauh tanpa kehilangan kekuatannya, tambah Yip. Soliton adalah pembawa tegangan yang baik karena keberadaan karakter satu dimensi rantai dari polimer.

Ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang topik ini?
 
 
Berikan Rating untuk Berita ini
Baik Sekali Baik Cukup Buruk Buruk Sekali
 
Silahkan login untuk memberikan tanggapan atas berita ini
Powered by IndosatM2
DHTML Menu / JavaScript Menu - by OpenCube
Copyright © 2004 - 2006 P.T Equinox Sains Media. All Rights Reserved.