Home arrow Berita Sains arrow Berita terkini arrow Kunci Menuju Nanolaser yang Lebih Efisien
Kunci Menuju Nanolaser yang Lebih Efisien PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 05 February 2008

“Ada beberapa diskusi tentang aplikasi terkini dari nanolaser fotonik dan sirkuit fotonik terintegrasi berbasis kristal fotonik,” Toshihiko Baba memberitahu PhysOrg.com melalui email. Baba, ilmuwan dari Yokohama National University di Jepang , telah bekerja untuk meningkatkan efisiensi kristal fotonik nanolaser.

Pada tulisan berjudul “Kristal fotonik nanolaser terintegrasi monolitik pada pandu gelombang pasif untuk pengeluaran cahaya yang efektif”, yang dipublikasikan pada Applied Physics Letters, Baba dan timnya, Kengo Nozaki dan Hideki Watanabe, menjelaskan bagaimana meningkatkan efisiensi ekstraksi cahaya menggunakan nanolaser yang terintegrasi pada pandu gelombang pasif, bersama dengan teknik MOCVD butt-joint.

“Saya kira teknik MOCVD butt-joint sendiri cukup baik dan dapat digunakan pada semua perusahaan yang berkaitan dengan komunikasi berpanjang gelombang laser,” papar Baba, sambil menunjuk bahwa deposisi uap kimia logam organik (MOCVD) banyak digunakan pada film tipis dan sistem bahan berperforma tinggi lainnya. Dengan menggunakan teknik MOCVD bersama nanolaser yang terintegrasi dengan pandu gelombang pasif dapat secara teori meningkatkan efisiensi ekstraksi cahaya dari laser.

“Ini adalah hasil penting,” tulis Baba dalam email. Dia melanjutkan untuk menunjukkan bahwa ada diskusi mengenai aplikasi fotonik nanolaser dan juga sirkuit terintegrasinya. Dia menyebut sumber foton tunggal sedang dipelajari untuk kriptografi kuantum, penggunaan pada RAM optis, dan indra biokimia. ”Semua itu dengan masukan atau hasil pandu gelombang dan elemen fungsional lain,” katanya

Baba mengakui bahwa papernya tidak membahas banyak pada kepraktisan eksperimen, “Integrasi nanolaser dan pandu gelombang pasif diimpikan dan digambarkan banyak pihak. Namun karena kurangnya teknologi tersebut, orang menggunakan lampu yang bocor atau evanescent pada detector fiber sebagai output cahaya.” Masalah ini dapat dipecahkan dengan susunan yang lebih baik. Pada percobaan dengan susunan tersebut, hanya empat persen efisiensi yang didapat. “Alasan utama rendahnya nilai disebabkan oleh susunan optis deteksi cahaya, dengan menggunakan fiber berlapis lensa dan optimasi pandu gelombang maka hasilnya dapat meningkat sepuluh kali lipat.” Baba mengatakan bahwa hal itu telah dipastikan pada laser pandu gelombang, dan hasil penelitiannya akan dimuat pada jurnal lain. Pada terbitan Applied Physics Letters yang sama, Baba dan timnya juga menulis aplikasi lain dari nanolaser.

Ketika semua bagian digabungkan dan operasi gelombang kontinu dihasilkan, maka semua laser optis dengan efisiensi tinggi menjadi mungkin, papar Baba. Dia optimis mengenai prospek masa depan nanolaser fotonik terutama yang berefisiensi tinggi.

Sumber: Miranda Marquit


Terakhir diperbaharui ( Thursday, 14 February 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Fisika Asyik on Facebook

Login Form






Lupa Kata-sandi?
Bukan Anggota? Registrasi

Komunitas

Partner Kami

Surya Institute

Yang Sedang Online


Jumlah Pengunjung

Hari ini297
Kemarin384
Minggu1060
Bulan5522
Total2380346

(C) Fisika Asyik !