Home arrow Berita Sains arrow Berita terkini arrow Bergaul dengan yang Lebih Muda Memperpanjang Usia Hidup
Bergaul dengan yang Lebih Muda Memperpanjang Usia Hidup PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Administrator   
Thursday, 12 June 2008

 

Reaumur

Interaksi dengan anak muda membantu kebugaran tubuh dan kesegaran pikiran (Sumber:iStockphoto)

Jika anda ingin panjang umur anda disarankan untuk menghabiskan waktu lebih lama dengan generasi yang lebih muda, menurut penelitian tentang binatang yang dirilis minggu ini. (apa hubungannya yah??).

Penelitian tentang binatang ini dipublikasikan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences ternyata juga memberi informasi untuk perawatan penyakit yang berkaitan dengan usia manusia.

Peneliti dari University of Iowa, mempelajari perilaku lalat buah mutan berumur pendek yang ditempatkan bersama lalat muda yang bukan mutasi.


 


 

 

 

 

 

Mereka juga memasangkan lalat buah mutasi tua dengan lalat buah mutasi yang lebih muda pada tempat lain. Mereka menemukan bahwa lalat yang ditempatkan bersama lalat muda bukan mutasi hidup dua kali lebih panjang daripada yang ditempatkan dengan mutan lain.

Uji selanjutnya juga menunjukkan bahwa mutan yang ditempatkan bersama lalat buah muda non mutan mempunyai respon fisik yang meningkat dan daya adaptasi yangg lebih baik daripada lalat buah mutan yang tetap bersama mutan.

Merasa Muda

Menurut penulis utama paper, Professor Chun-Fang Wu, hasil ini menunjukkan bahwa interaksi sosial dengan anggota spesies yang lebih muda memberi keuntungan psikologi pada lalat buah mutan. Namun dari percobaan ini mekanisme yang menyebabkan fenomena ini belumlah jelas. Wu berspekulasi bahwa interaksi sosial dengan generasi muda membantu lalat buah mengkompensasi kerusakan genetis yang membuat serangga rawan terhadap penuaan karena stres.

Hal ini mungkin berimplikasi pada kesehatan manusia, karena mutasi enzimatik kode genetis serangga mencerminkan kekurangan yang terjadi pada penyakit Parkinson, Huntington dan Alzheimer.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa waktu hidup lalat buah fleksibel dan dapat dikondisikan dengan interaksi sosial. Hal menguatkan dugaan bahwa manusia yang menderita penyakit neurologik yang menyangkut usia mungkin diuntungkan dengan lingkungan sosial yang sesuai," tulis penulis.


Sumber:  http://www.abc.net.au

 

 

 

 

Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 01 July 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Fisika Asyik on Facebook

Login Form






Lupa Kata-sandi?
Bukan Anggota? Registrasi

Komunitas

Partner Kami

Surya Institute

Yang Sedang Online


Jumlah Pengunjung

Hari ini120
Kemarin303
Minggu1352
Bulan5818
Total2445434

(C) Fisika Asyik !